The Effects of Organisational Culture on Choices of Accounting Methods (Andrew P. Thomas)

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pilihan metode pelaporan eksternal manajemen dipengaruhi oleh sejumlah variabel lingkungan dan atribut ...

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pilihan metode pelaporan eksternal manajemen dipengaruhi oleh sejumlah variabel lingkungan dan atribut organisasi seperti persaingan, risiko, intensitas modal, hutang, dan ukuran organisasi, dll. (Watts & Zimmerman, 1978, Hagerman dan Zmijewski, 1979, Daley dan Vigeland, 1983, Thomas, 1986). Namun, penelitian ini menimbulkan beberapa inkonsistensi yang diakui dan diperiksa secara rinci oleh Watts & Zimmerman (1986). Alasan lain yang mungkin untuk hasil penelitian empiris yang kontradiktif di bidang ini dibuktikan dengan literatur tentang keterkaitan antara budaya organisasi dan sistem akuntansi. Perancangan sistem akuntansi manajemen dipengaruhi oleh sejumlah variabel lingkungan dan atribut organisasi serupa seperti ketidakpastian lingkungan, teknologi, ukuran organisasi, dan sebagainya (Hayes, 1977, Govindarajan, 1984). Tujuan penelitian  adalah untuk mengembangkan kerangka teoritis untuk mempelajari pengaruh budaya organisasi terhadap pilihan praktik pelaporan perusahaan, dan untuk menyediakan alat penelitian eksploratori. 

Landaan teori 
Budaya dapat didefinisikan sebagai aspek yang dipelajari dari masyarakat manusia. Budaya terdiri dari lima elemen utama (Pettigrew, 1979). Yaitu: 
 Simbol, Simbol dapat didefinisikan sebagai ajakan, tanda, isyarat, tindakan, atau pelatihan bahasa apa pun yang secara konvensional diterima sebagai transmisi makna dan emosi. Dengan menggunakan definisi ini, informasi akuntansi jelas merupakan bentuk simbol "Akuntansi adalah salah satu rangkaian simbol utama formal yang tersedia bagi pelaku organisasi untuk memesan dan menafsirkan pengalaman mereka" (Boland dan Pondy, 1983). 
 Bahasa, Bahasa sering disajikan dalam literatur akuntansi sebagai bentuk simbol. Bahasa sebagai bagian budaya dapat dibedakan dari simbol-simbol dalam hal perbedaan peran akuntansi mereka. Akuntansi sebagai bahasa menyediakan sarana untuk berbicara, berdebat, bernegosiasi dan mencapai konsensus.
 Ideologi, Ideologi dapat didefinisikan sebagai seperangkat gagasan dan keyakinan tentang kesesuaian pengaturan dan tindakan sosial tertentu (Pettigrew, 1979). Namun, bagian penting dari definisi ideologi ini menyangkut kepercayaan tersebut yang membentuk satu set yang erat atau saling terkait secara longgar yang memberikan dasar bagi sistem ekonomi, politik atau sosial. 
 Ritual, Ritual dapat didefinisikan sebagai tindakan yang mengikuti pola yang didefinisikan dan mengungkapkan makna melalui penggunaan simbol. Oleh karena itu, semua teknik dan praktik akuntansi keuangan dan manajemen adalah ritual. Namun, literatur akuntansi berfokus terutama pada penganggaran sebagai ritual (Wil Davsky, 1976, Gambling, 1977, Boland and Pondy, 1983).
 Mitos. Mitos dapat didefinisikan sebagai narasi peristiwa yang mengandung gagasan religius atau supernatural. Fungsi akuntansi dapat disebut sebagai mitos apabila memberikan penjelasan tentang kejadian masa lalu dalam bentuk laporan keuangan, dan laporan kinerja. Sifat mitos ini berasal dari peraturan yang dilembagakan mengenai prinsip akuntansi yang "sesuai", sifat sewenang-wenang alokasi biaya, dan sebagainya. (Boland, 1982).

Metode 
Populasi terdiri dari perusahaan-perusahaan di The Times 1000 tahun 1985-1986 yang sahamnya terdaftar di The London Stock Exchange. Sampel terdiri dari 493 perusahaan yang sahamnya terdaftar di Bursa Efek London. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner pos yang ditujukan kepada direktur keuangan masing-masing perusahaan. Jumlah balasan atau respon yang diterima adalah 247 kuesioner (50% dari ukuran sampel). Variabel Independen: penggunaan informasi akuntansi (sebagai simbol, bahasa, ideologi, ritual, dan mitos).Variabel Dependen: pemilihan metode akuntansi. 6 variabvel dependen 
1. Pemilihan antara pengeluaran atau memanfaatkan biaya pengembangan ;
2. Pilihan antara penghapusan langsung goodwill atas cadangan atau amortisasi yang direalisasi untuk mendapatkan keuntungan atas aktivitas biasa; 
3. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya persediaan dan pekerjaan yang sedang berjalan;
4. Publikasi pernyataan dampak perubahan harga terhadap pendapatan dan aset operasi bersih dalam laporan tahunan;
5. Menerbitkan pernyataan nilai tambah dalam laporan tahunan;
6. Distribusi laporan karyawan.

Kesimpulan 
Konsep PASC (Professional Accounting Sub-Culture) bisa menjadi konstruksi teoritis yang bermanfaat. Ada beberapa bukti bahwa mungkin merupakan variabel intervening. Hal ini akan menjelaskan ketidakkonsistenan temuan penelitian sebelumnya mengenai pilihan praktik pelaporan perusahaan dan rancangan MAS (Management Accounting Systems).
1. Pemilihan antara pengeluaran atau memanfaatkan biaya pengembangan; Perusahaan yang kuat cenderung membelanjakan biaya pengeluaran sedangkan mereka yang memiliki PASC lemah memanfaatkan niaya tersebut.
2. Pilihan antara penghapusan langsung goodwill atas cadangan atau amortisasi yang direalisasi untuk mendapatkan keuntungan atas aktivitas biasa; Perusahaan dengan PASC yang kuat cenderung untuk menghapus goodwill terhadap cadangan sedangkan mereka yang lemah membeli amortisasi melalui akun laba rugi.
3. Metode yang digunakan untuk menghitung biaya persediaan dan pekerjaan yang sedang berjalan; Stocks, tidak ada hasil signifikan yang muncul sehubungan dengan metode yang digunakan untuk menghitung harga saham.
4. Publikasi pernyataan dampak perubahan harga terhadap pendapatan dan aset operasi bersih dalam laporan tahunan; Perusahaan dengan PASC yang kuat cenderung menerbitkan pernyataan dampak perubahan harga  sedangkan mereka yang memiliki PASC lemah tidak.
5. Menerbitkan pernyataan nilai tambah dalam laporan tahunan; Perusahaan dengan PASC yang kuat cenderung menerbitkan pernyataan  nilai tambah sedangkan mereka yang memiliki PASC lemah tidak. 
6. Distribusi laporan karyawan. Tidak ada hasil signifikan yang muncul sehubungan dengan distribusi laporan karyawan.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: The Effects of Organisational Culture on Choices of Accounting Methods (Andrew P. Thomas)
The Effects of Organisational Culture on Choices of Accounting Methods (Andrew P. Thomas)
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/the-effects-of-organisational-culture.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/the-effects-of-organisational-culture.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy