The Academic’s Approach to Securities Research: Is It Relevant to The Analyst?- (Stickney 1997)

Perbedaan mendasar antara penelitian yang dilakukan oleh akademisi dan oleh analis keamanan profesional. Akademisi,  hubungan rata-rata anta...

Perbedaan mendasar antara penelitian yang dilakukan oleh akademisi dan oleh analis keamanan profesional. Akademisi,  hubungan rata-rata antara informasi akuntansi yang dipilih dan harga saham. Analis Profesional,  informasi akuntansi dari masing-masing perusahaan dengan informasi lainnya, untuk membeli, menahan dan menjual saham  Artikel ini membahas kesenjangan yang jelas antara kedua komunitas ini dengan:
1. Memberikan ikhtisar penelitian akademis yang berhubungan dengan informasi akuntansi dan harga saham, dengan penekanan pada isu-isu metodologis yang harus diperhatikan oleh analis ketika mencoba menarik penelitian akademis dalam melakukan penelitian mereka sendiri.
2. Meringkas temuan-temuan pokok hingga saat ini yang dapat memandu arah penelitian masa depan para analis.

2 pendekatan umum penelitian akademik:
Perspektif Informasi
Meneliti hubungan antara informasi akuntansi dan harga saham. Keuntungan pendekatan ini adalah peneliti tidak perlu mengidentifikasi atau menentukan ex ante metode penelitian yang digunakan dalam sekuritas harga. kelemahan pendekatan ini adalah kesuliitan untuk menilai apakah pasar efisien.
Perspektif Model Penilaian
Model tentang bagaimana informasi akuntansi harus diterjemahkan ke dalam harga sekuritas.  Keuntungan dari pendekatan ini adalah menyediakan sarana untuk menguji efisiensi pasar modal, khususnya dalam penetapan harga sekuritas individual. Namun, kesimpulan tentang efisiensi pasar modal bergantung pada kemampuan peneliti mengidentifikasi model penilaian yang sesuai dan input akuntansi untuk model tersebut.

Research from an information perspective
Teori ekonomi menyarankan bahwa harga saham seharusnya mencerminkan kemampuan pendapatan masa depan perusahaan.
Methodological Issues Relating Earnings and Stock Price
Sebagian besar studi yang meneliti hubungan antara laba dan harga saham menggunakan regresi statistik
Penelitian akademis umumnya menemukan koefisien signifikan pada pendapatan tetapi sangat rendah R-squares (atau urutan kurang dari 10%).Dengan demikian, laba hanya mewakili salah satu dari beberapa variabel yang dapat menjelaskan harga saham, tetapi laba itu sendiri tidak cukup untuk mengembangkan model penilaian harga saham.
Levels of Earnings and Stock Prices
Beberapa penelitian mengaitkan harga saham dengan tingkat laba, dengan melihat price/earning. Meskipun penelitian umumnya menunjukkan koefisien yang signifikan pada tingkat variabel pendapatan, menafsirkan koefisien ini menghadirkan kesulitan.
Changes in Earnings and Stock Prices
Penelitian ini berasal dari penekanan pada pengembalian saham sebagai ukuran kinerja investasi. Beberapa masalah relevan untuk memahami  penelitian ini:
1. Harga pasar berubah sewaktu-waktu, termasuk perubahan yang diharapkan dalam laba di masa depan. Koefisien yang besar dan signifikan terhadap perubahan laba yang tak terduga menunjukkan perubahan yang presistence, sementara koefisien yang kecil mengimplikasikan perubahan yang transitory.
2. Peneliti menggunakan pendekatan yang berbeda untuk menentukan laba yang diharapkan. Satu pendekatan mengasumsikan bahwa laba tahun depan akan sama dengan laba tahun berjalan (tidak memasukkan elemen transitory)
3. Pendekatan dengan mempelajari perilaku rangkaian waktu dari penghasilan untuk perusahaan tertentu dan mengembangkan model spesifik perusahaan dari proses pendapatannya.
4. Pendekatan dengan menggunakan perkiraan pendapatan analis.
Earnings Versus Cash Flows
Ringkasan dari beberapa penelitian:
1. Penghasilan berkorelasi tinggi dengan harga saham untuk interval pengukuran jangka pendek, tetapi penghasilan dan arus kas dari operasional menunjukkan korelasi yang sama dengan interval pengukuran jangka panjang.
2. Penghasilan dan arus kas operasi menunjukkan korelasi serupa dengan harga saham ketika aktual relatif kecil, sementara laba tidak berubah
3. Arus kas dari operasi cenderung menunjukkan korelasi yang tinggi dengan saham daripada laba ketika pendapatan termasuk komponen sementara yang tinggi.

Research from Valuation Model Perspective
Fama and French menemukan bahwa ukuran perusahaan (diukur dengan nilai pasar terhadap ekuitas) dan rasio buku ekuitas pemegang saham dengan nilai pasar ekuitas pemegang saham memberikan penjelasan yang lebih baik terkait return saham dari pada beta ekuitas. Yang perlu diperhatikan dalam model ini adalah:
1. Model memberikan indikator yang tepat dari harga saham perusahaan, biasanya disebut nilai intrinsik saham.
2. Tmodel ini memberikan penilaian pada akumulasi profitabilitas dan profitabilitas masa depan yang diharapkan.
3. Tingkat konservatisme dalam mengukur laba tidak akan berdampak pada penilaian.
4. Laba masa depan penting dalam penilaian.
5. Perusahaan tidak dapat menghasilkan laba pada tingkat yang lebih tinggi dari biaya modal.
The Theoretical Market-to-Book Value Model
Gagasan yang mendasari hubungan antara nilai pasar dari efek ekuitas dan nilai buku dari jejak ekuitas pemegang saham untuk pekerjaan awal oleh Preinreich [1938] dan Edwards dan Bell [1961] dan praktik valuasi yang lebih baru oleh Stewart [1991] Ohlson [1990, 1995] dan Feltham dan Ohlson [1995]
Empirical Tests of the Market-to-Book Value Model
Frankel and Lee (1996) membandingkan actual book-to-market ratios dan model book-to-market ratios untuk memprediksi return masa depan. Mereka menemukan bahwa model book-to-market ratios  lebih erat terkait dengan return saham dari pada rasio aktual book-to-market.
Actual book-to-market ratios dan model book-to-market ratios mempunyai kekuatan yang sama dalam memprediksi return dalam 12 bulan, namun model book-to-market ratios mempunyai kekuatan yang lebih tinggi dalam memprediksi return selama 36 bulan.

Kesimpulan 
Temuan dalam penelitian ini konsisten dengan banyak penelitian akademis tentang hubungan harga saham dengan penghasilan. Relevansi penghasilan dalam penentuan harga pasar memberikan kredibilitas pada proses akuntansi yang berpusat pada pengukuran akrual. Disisi lain investor harus mempertanyakan apakah harga saham terlalu menekankan pada penghasilan.
Penelitian ini memberikan penghubung antara akademisi dan analis profesional, terkait perspektif informasi hubungan antara jenis informasi akuntansi dan harga saham

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: The Academic’s Approach to Securities Research: Is It Relevant to The Analyst?- (Stickney 1997)
The Academic’s Approach to Securities Research: Is It Relevant to The Analyst?- (Stickney 1997)
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/the-academics-approach-to-securities.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/the-academics-approach-to-securities.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy