Testing the Capital Asset Pricing Model(CAPM) : The Case of the Nigerian Securities Market (Olakojadan Ajide, 2010)

Penelitian ini mengkaji Capital Asset Pricing Model (CAPM) untuk pasar saham Nigeria menggunakan pengembalian saham bulanan dari 10 perusah...

Penelitian ini mengkaji Capital Asset Pricing Model (CAPM) untuk pasar saham Nigeria menggunakan pengembalian saham bulanan dari 10 perusahaan yang paling terdaftar di bursa Nigeria untuk periode Januari 2008 hingga Desember 2009. Hasil studi menunjukkan bahwa penelitian tersebut tidak mendukung teori yaitu semakin tingginya risiko, semakin tinggi pula tingkat pengembaliannya. Awal 2009 Michael Bloomberg, seorang analis keuangan mendeklarasikan seluruh indeks saham bursa Nigeria sebagai kinerja terburuk di dunia setelah meninjau 91 indeks terbesar di seluruh dunia. 

Pasar modal di seluruh dunia adalah kumpulan semua lembaga keuangan yang dibentuk untuk pemberian dana jangka menengah dan panjang. Dalam pasar ini, pemberi pinjaman (investor) menyediakan dana jangka panjang untuk dipertukarkan dengan aset keuangan jangka panjang yang ditawarkan oleh peminjam (Bodie et al., 2004).Pasar modal mencakup pasar primer dan sekunder yang sekuritasnya dibangkitkan di pasar yang terorganisir seperti bursa saham. Ini adalah mekanisme di mana unit ekonomi berkeinginan untuk menginvestasikan dana surplus mereka secara langsung atau melalui perantara keuangan dengan mereka yang ingin mendapatkan dana untuk investasi. 

Praktisi di seluruh dunia telah menggunakan sejumlah model dalam proses pemilihan portofolio dan upaya untuk menilai risiko terhadap berbagai aset. Salah satu perkembangan paling penting dalam teori modal modern adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM) seperti yang dikembangkan oleh Sharpe (1964), lintner (1965), dan mossin (1966). CAPM mendalilkan bahwa pengembalian yang diharapkan pada suatu aset di atas tingkat bebas risiko secara linier terkait dengan risiko non-diversifiable yang diukur dengan beta aset dan bahwa ada hubungan antara risiko residual dan nilai aset. Menurut CAPM, risiko suatu aset memiliki hubungan langsung dengan pengembaliannya (yaitu, saham yang paling berisiko selalu dikaitkan dengan laba yang tinggi dan sebaliknya) 

Metodologi
Metodologi yang diadopsi untuk penelitian ini adalah varian dari Michailidis et al (2006). Nilai saham bulanan perusahaan-perusahaan ini diperkirakan untuk periode Januari 2008 hingga Desember 2009 menggunakan teknik estimasi metode Ordinary Least Squares (OLS). Koefisien beta diperkirakan dengan meregresikan masing-masing nilai saham terhadap indeks nilai tertimbang pasar. Salah satu hipotesis dari CAPM adalah bahwa saham yang lebih berisiko akan memiliki beta yang lebih tinggi dan akan didiskon pada tingkat yang lebih tinggi; saham kurang sensitif akan memiliki beta lebih rendah dan didiskon pada tingkat yang lebih rendah. CAPM konsisten dengan gagasan bahwa investor membutuhkan laba yang lebih tinggi untuk memegang aset yang lebih berisiko. Risiko pasar, pasar secara keseluruhan dengan definisi memiliki beta satu. Ini berarti bahwa situasi di pasar (risiko dan sebaliknya) mencerminkan situasi dengan saham yang bersangkutan. Uji Lagrange Multiplier (LM) digunakan untuk menguji adanya efek Autokorelasi Conditional Heteroskedastisitas, ARCH (1).

Kesimpulan 
Temuan penelitian ini tidak mendukung hipotesis teori yang menyatakan bahwa risiko yang lebih tinggi (beta) dikaitkan dengan kapitalisasi yang lebih tinggi atau nilai saham. Hasil yang diperoleh tidak juga mendukung struktur linear dari persamaan CAPM menjadi penjelasan kapitalisasi keamanan. Temuan ini tidak mendukung hipotesis CAPM. Tes yang dilakukan untuk menguji non-linearitas hubungan antara return dan beta tidak juga mendukung hipotesis bahwa hubungan return-beta yang diharapkan adalah linier. Risiko residual tidak berpengaruh pada retum yang diharapkan dari saham. 

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Testing the Capital Asset Pricing Model(CAPM) : The Case of the Nigerian Securities Market (Olakojadan Ajide, 2010)
Testing the Capital Asset Pricing Model(CAPM) : The Case of the Nigerian Securities Market (Olakojadan Ajide, 2010)
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/testing-capital-asset-pricing-modelcapm.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/testing-capital-asset-pricing-modelcapm.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy