Testing the Capital Asset Pricing Model (CAPM): The Case of the Emerging Greek Securities Market (Michailidis et al 2006)

Artikel ini membahas Capital Asset Pricing Model (CAPM) untuk pasar saham Yunani menggunakan return saham mingguan dari 100 perusahaan yang ...

Artikel ini membahas Capital Asset Pricing Model (CAPM) untuk pasar saham Yunani menggunakan return saham mingguan dari 100 perusahaan yang terdaftar di bursa saham Athena untuk periode Januari 1998 sampai Desember 2002. Dalam rangka melakukan diversifikasi perusahaan secara spesifik mengenai return perusahaan sehingga meningkatkan ketepatan perkiraan beta, sekuritas dikelompokkan ke dalam portofolio. Temuan artikel ini tidak mendukung pernyataan dasar teori bahwa risiko yang lebih tinggi (beta) dikaitkan dengan tingkat return yang lebih tinggi. Investor dan peneliti keuangan menaruh perhatian selama beberapa tahun terakhir terhadap pasar ekuitas baru yang muncul di seluruh dunia.

 Minat baru ini  dipacu oleh return pasar  yang besar yang ditawarkan oleh pasar-pasar ini. Praktisi seluruh dunia menggunakan sejumlah besar model dalam proses seleksi portofolio mereka dan dalam usaha mereka untuk menilai eksposur risiko untuk aset yang berbeda.  Salah satu perkembangan yang paling penting dalam teori modal yang modern adalah capital asset pricing model (CAPM) yang dikembangkan oleh Sharpe [1964], Lintner [1965] dan Mossin [1966]. CAPM menunjukkan bahwa return yang diharapkan tinggi berhubungan dengan tingkat resiko yang tinggi. Secara sederhana, CAPM mendalilkan bahwa return yang diharapkan pada aset di atas tingkat bebas risiko berhubungan linier dengan risiko non-diversifiable yang diukur dengan beta aset Tujuan artikel ini adalah untuk menguji secara menyeluruh apakah CAPM berlaku di pasar modal Yunani. Pengujian dilakukan untuk jangka waktu lima tahun (1998-2002).

Sejak diperkenalkan pada tahun 1960-an, CAPM telah menjadi salah satu topik yang paling menantang di bidang ekonomi keuangan. Hampir setiap manajer yang ingin melakukan proyek harus membenarkan keputusannya sebagian didasarkan pada CAPM. Secara umum, pengujian empiris dari CAPM memiliki dua tujuan yang luas (Baily et al, [1998]): (i) untuk menguji apakah teori-teori harus ditolak (ii) untuk memberikan informasi yang dapat membantu keputusan keuangan. Dalam memilih investasi, analisis empiris diperlukan untuk mengevaluasi aset, menilai risiko aset, menganalisis, dan menempatkan mereka ke dalam ketegori masing- masing.

Model ini dikembangkan pada awal 1960-an oleh Sharpe [1964], Lintner [1965] dan Mossin [1966]. Dalam bentuk sederhana, CAPM memprediksi bahwa pengembalian yang diharapkan pada aset di atas tingkat bebas risiko adalah linear terkait dengan risiko non-diversifiable, yang diukur dengan beta aset. Salah satu studi empiris awal yang menemukan bukti yang mendukung bagi CAPM adalah bahwa dari Black, Jensen dan Scholes [1972]. Dengan menggunakan return data bulanan dan portofolio daripada saham individu, Black et al menguji apakah penampang pengembalian yang diharapkan adalah linear dalam versi beta. Para penulis menemukan bahwa data konsisten dengan prediksi CAPM yaitu hubungan antara return rata-rata dan beta sangat dekat dengan linier dan bahwa portofolio dengan beta tinggi (rendah) memiliki  return tinggi (rendah)
Pada awal 1980-an beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada penyimpangan dari linear CAPM –tradeoff risk and return- karena variabel lain yang mempengaruhi tradeoff ini. Tujuan dari penelitian di atas adalah untuk menemukan komponen CAPM yang hilang dalam menjelaskan trade-off risk-return dan untuk mengidentifikasi variabel yang menciptakan penyimpangan. Banz [1981] menguji CAPM dengan memeriksa apakah ukuran perusahaan dapat menjelaskan variasi residual pengembalian rata-rata di seluruh aset yang tetap terjelaskan oleh beta CAPM ini. Penulis menyimpulkan bahwa rata-rata pengembalian saham perusahaan kecil (orang-orang dengan nilai pasar yang rendah ekuitas) lebih tinggi dari rata-rata pengembalian saham perusahaan besar (orang-orang dengan nilai pasar yang tinggi dari ekuitas). Fama dan French [1992] menggunakan prosedur yang sama seperti Fama dan McBeth [1973] tapi tiba pada kesimpulan yang sangat berbeda. Fama dan McBeth menemukan hubungan positif antara return dan risiko sementara Fama dan French menemukan  bahwa risk and return  tidak ada kaitannya sama sekali.

Data 
Sampel dipilih terdiri dari 100 saham yang termasuk dalam pembentukan FTSE / ASE 20, FTSE / ASE Mid 40 dan FTSE / ASE Cap Kecil. Indeks di atas terbentuk tunduk pada kriteria sebagai berikut:
1. Indeks FTSE / ASE 20 adalah cap index besar, yang berisi 20 perusahaan blue chip terbesar yang terdaftar di ASE.
2. FTSE / ASE Mid 40 indeks adalah cap index pertengahan  dan menangkap kinerja 40 perusahaan berikutnya dalam ukuran.
3. Indeks FTSE / ASE Cap Kecil adalah cap index kecil dan menangkap kinerja berikutnya 80 perusahaan.
Penelitian ini menggunakan return saham mingguan dari 100 perusahaan yang terdaftar di bursa saham Athena untuk periode Januari 1998 sampai Desember 2002. Data diperoleh dari MetaStock (Yunani) Data Base. ASE Saham Gabungan Indeks digunakan sebagai proxy untuk portofolio pasar. Indeks ini merupakan indeks tertimbang nilai pasar, terdiri dari 60 saham yang paling sangat dikapitalisasi dari pasar utama, dan mencerminkan kecenderungan umum dari pasar saham Yunani.

Kesimpulan
Artikel ini meneliti keabsahan CAPM untuk pasar saham Yunani. Penelitian ini menggunakan return saham mingguan dari 100 perusahaan yang terdaftar di bursa saham Athena dari Januari 1998 sampai Desember 2002.
Temuan dari artikel tidak mendukung hipotesis dasar teori bahwa risiko yang lebih tinggi (beta) dikaitkan dengan tingkat pengembalian yang lebih tinggi.
Prediksi CAPM untuk intersep adalah bahwa hal itu harus sama dengan nol dan kemiringan harus sama dengan kelebihan pengembalian portofolio pasar. Temuan dari penelitian ini bertentangan dengan hipotesis di atas dan menunjukkan bukti terhadap CAPM.
Hasil tes yang dilakukan pada data dari bursa saham Athena untuk periode Januari 1998 sampai Desember 2002 tampaknya tidak secara  jelas menolak CAPM. Ini tidak berarti bahwa data tidak mendukung CAPM.
Menurut Black [1972] menunjukkan hasil ini dapat dijelaskan dalam dua cara.
Pertama, pengukuran dan spesifikasi model kesalahan timbul karena penggunaan proxy bukan pasar yang sebenarnya portofolio. Kesalahan ini bias garis regresi diperkirakan kemiringan menuju nol dan estimasi intercept yang jauh dari nol.
Kedua, jika tidak ada aset bebas risiko ada, CAPM tidak memprediksi intercept dari nol.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Testing the Capital Asset Pricing Model (CAPM): The Case of the Emerging Greek Securities Market (Michailidis et al 2006)
Testing the Capital Asset Pricing Model (CAPM): The Case of the Emerging Greek Securities Market (Michailidis et al 2006)
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/testing-capital-asset-pricing-model.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/testing-capital-asset-pricing-model.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy