Revaluasi Aset Tetap menurut Akuntansi

Revaluasi  adalah  proses  pencatatan  nilai  wajar  pada  tanggal  revaluasi  dikurangi  akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan...

Revaluasi  adalah  proses  pencatatan  nilai  wajar  pada  tanggal  revaluasi  dikurangi  akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.  Revaluasi  harus  dilakukan  dengan  keteraturan  yang  cukup  regular  untuk  memastikan  bahwa jumlah  tercatat  tidak  berbeda  secara  material  dan  jumlah  yang  ditentukan  dengan nilai  wajar pada  tanggal  neraca,  selain  itu  revaluasi  juga  mempunyai  dua  konsekuensi  yaitu  increment (kenaikan nilai aset) dan decrement (penurunan nilai aset).

Setelah diakui sebagai aset, suatu aset tetap yang nilai wajarnya dapat diukur secara andal harus  dicatat  pada  jumlah  revaluasian,  yaitu  nilai  wajar  pada  tanggal  revaluasi  dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.

Jika entitas mengubah kebijakan akuntansi dari model biaya ke model revaluasi dalam pengukuran aset tetap maka perubahan tersebut berlaku secara prospektif. Maka metode ini harus diterapkan secara konsisten oleh perusahaan. Perusahaan tidak boleh hanya menggunakan metode revaluasi sesekali untuk tujuan seperti yang disebutkan di atas, tetapi revaluasi harus dilakukan secara regular.

Jika suatu aset tetap dinilai kembali, maka seluruh aset tetap dalam kelas yang sama direaluasi. Aset aset dalam satu kelas harus direvaluasi secara bersamaan untuk menghindari revaluasi aset secara selektif dan bercampurnya biaya perolehan dan nilai lain pada tanggal yang berbeda. (PSAK 16, par 36-38). Namun secara implisit dapat dikatakan jika suatu entitas memiliki aset tetap yang disajikan dalam satu kelompok, maka model penilaian yang digunakan harus sama. Sebagai contoh jika induk menggunakan metode revaluasi maka konsekuensinya anak perusahaan untuk kelompok aset tanah harus menggunakan metode revaluasi. Namun untuk peralatan, apakah dianggap satu kelompok atau dapat menggunakan sub kelompok misal kendaraan, mesin, peralatan kantor, tidak ada pedoman yang mengaturnya.

Jika jumlah tercatat aset meningkat akibat revaluasi, maka kenaikan tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi. Akan tetapi, kenaikan tersebut diakui dalam laba rugi hingga sebesar jumlah penurunan nilai aset yang samaakibat revaluasi yang pernah diakui sebelumnya dalam laba rugi. (PSAK 16, par 39).

Jika jumlah tercatat aset turun akibat revaluasi, maka penurunan tersebut diakui dalam laba rugi. Akan tetapi, penurunan nilai tersebut diakui dalam penghasilan komprehensif lain sepanjang tidak melebihi saldo surplus revaluasi untuk aset tersebut. Penurunan nilai yang diakui dalam penghasilan komprehensif lain tersebut mengurangi jumlah akumulasi dalam ekuitas pada bagian surplus revaluasi. (PSAK 16, par 40).

Surplus revaluasi aset tetap yang termasuk dalam ekuitas dapat dialihkan langsung ke saldo laba ketika aset tersebut dihentikan pengakuannya. Hal ini meliputi pengalihan sekaligus surplus revaluasi ketika penghentian atau pelepasan aset tersebut.Akan tetapi, sebagian surplus revaluasi ketika penghentian atau pelepasan aset tersebut.Akan tetapi, sebagian surplus revaluasi tersebut dapat dialihkan sejalan dengan penggunaan asetoleh entitas.Dalam kasus tersebut, surplus revaluasi yang dialihkan ke saldo laba adalah sebesar perbedaan antara jumlah penyusutan berdasarkan nilai revaluasian aset dan jumlah penyusutan berdasarkan biaya perolehan awalnya.Pengalihan surplus revaluasi ke saldo laba tidak dilakukan melalui laba rugi. Dampak atas pajak penghasilan, jika ada, yang dihasilkan dari revaluasi aset tetap diakui dan diungkapkan sesuai dengan PSAK 46 :Pajak Penghasilan. (PSAK 16, par 41-42).

Nilai wajar tanah dan bangunan biasanya ditentukan melalui penialaian yang dilakukan oleh  penilai  yang  memiliki  kualifikasi  professional  berdasarkan  bukti  pasar.Nilai  wajar pabrik dan peralatan biasanya menggunakan nilai pasar yang ditentukan oleh penilai. Jika  tidak  ada  pasar  yang  dapat  dijadikan  dasar  penentuan  nilai  wajar  karena  sifat  dari aset  tetap  yang  khusus  dan  jarang  diperjual-belikan,  kecuali  sebagai  bagian  dari  bisnis  yang berkelanjutan,  entitas  mungkin  perlu  mengestimasi  nilai  wajar  menggunakan  pendekatan penghasilan atau biaya pengganti yang telah disusutkan (depreciated replacement cost approach).

Khusus untuk menentukan nilai wajar dalam model revaluasi aset tetap, standar secara eksplisit menyebutkan bahwa nilai tanah, bangunan dilakukan oleh penilai independen yang profesional berdasarkan bukti pasar. Sedangkan nilai wajar pabrik dan peralatan menggunakan nilai pasar yang ditentukan oleh penilai. Nama penilai harus diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan.

Frekuensi  revaluasi  tergantung  perubahan  nilai  wajar  dari  suatu  aset  tetap  yang direvaluasi.Jika  nilai  wajar  dari  aset  yang  direvaluasi  berbeda  secara  material  dari  jumlah tercatatnya, maka revaluasi lanjutan perlu dilakukan.Beberapa aset tetap mengalami perubahan nialai  wajar  signifikan  dan  fluktuatif,  sehingga  perlu  direvaluasi  secara  tahunan.  Revaluasi tahunan seperti itu tidak perlu dilakukan apabila perubahan nilai wajar tidak signifikan. Namun demikian, aset tersebut mungkin perlu direvaluasi setiap tiga atau lima tahun sekali.

Apabila revaluasi dilakukan, akumulasi penyusutan dapat diberlakukan dengan dengan dua cara yatu metode eliminasi dan proporsional. Pertama dengan cara eliminasi, akumulasi penyusutan ditutup sehingga diperoleh nilai buku aset, nilai ini kemudian ditambah atau dikurangi sehingga nilainya menjadi nilai hasil revaluasi aset yang terbaru. Kedua dengan cara proporsional, dengan metode ini, nilai aset dan akumulasi penyusutan akan dinaikkan nilainya sebesar rasio revaluasi (rasio nilai hasil revaluasi dengan nilai buku).

Pajak atas revaluasi menurut PSAK 16 dipertanggungjawabkan mengikuti ketentuan dalam PSAK 46 tentang pajak penghasilan. Atas selisih revaluasi tidak diakui dalam laba rugi tahun berjalan tetapi diakui dalam laba komprehensif, maka konsekuensi pajaknya akan dimasukkan dalam komponen laba komprehensif.  Jika pajak atas revaluasi ini tidak dikenakan menurut peraturan perpajakan maka konsekuensi pajaknya akan diakui sebagai aset atau liabiltas pajak tangguhan. Sebagai contoh atas keuntungan revaluasi tanah akan diakui debit beban pajak tangguhan atas surplus revaluasi dan kredit liabilitas pajak tangguhan.

Pengungkapan revaluasian, berisi :
1.      Dasar yang digunakan untuk menilai kembali aset
2.      Tanggal efektif penilaian
3.      Nama penilai independen, bila ada
4.      Pertimbangan yang digunakan untuk menentukan biaya pengganti
5.      Jumlah tercatat setiap jenis aset tetap
Surplus penilaian kembali neraca.
---------------
Daftar Pustaka 
PSAK 16 (2017) Aset Tetap,Ikatan AKuntan Indonesia, Jakarta. 

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Revaluasi Aset Tetap menurut Akuntansi
Revaluasi Aset Tetap menurut Akuntansi
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/revaluasi-aset-tetap.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/revaluasi-aset-tetap.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy