Prospect Theory and The Risk-Return Relation : Some Belgian Evidence – Marc Jegers

Dalam penelitian ini, peneliti meniru penelitian yang dilakukan oleh Fiegenbaum dan Thomas (1988) namun menggunakan data akuntansi Belgia. ...

Dalam penelitian ini, peneliti meniru penelitian yang dilakukan oleh Fiegenbaum dan Thomas (1988) namun menggunakan data akuntansi Belgia. Peneliti mengikuti Fiegenbaum dan Thomas dalam menerapkan teori prospek untuk relasi risk dan return. Menurut kebijakan ekonomi konvensional, mengasumsikan tingkat risiko perusahaan dan return-nya berkorelasi positif, yang menyiratkan bahwa perusahaan adalah risk averse terlepas dari pengembalian mereka. Penelitian ini memperoleh hipotesis yang dapat diuji mengenai perilaku perusahaan terhadap risiko: ketika kinerja di bawah tingkat target, pengambil keputusan mencari risiko, dan ketika kinerja di atas tingkat target, mereka menghindari risiko. Dalam penelitian ini, peneliti mendefinisikan tingkat target sebagai return rata-rata untuk perusahaan dalam suatu industri. 
Fiegenbaum dan Thomas (1988) menguji prediksi teori prospek menggunakan data akuntansi. Di dalam industri, mereka membagi perusahaan menjadi dua kelompok, yang memiliki pengembalian di atas target (above- target) dan mereka yang memiliki pendapatan di bawah target (below-target). Variabel return diukur dengan tingkat pengembalian atas ekuitas (ROE) berdasarkan akuntansi.  Kinerja manajerial dapat diukur dengan tingkat pengembalian berbasis akuntansi atas total aset (ROA).  
Di samping pengukuran berbasis akuntansi ROE dan ROA, peneliti  menganggap arus kas pada ekuitas dan arus kas ditambah pengeluaran keuangan pada total aset sebagai ukuran return. Untuk mengukur risiko, digunakan varians return. 

Data penelitian 
Belgia merupakan salah satu pendiri dari Europian Economic Community (EEC) Tujuan dari EEC adalah  menstandarisasi laporan keuangan (disclosure) agar mudah digunakan oleh praktisi dan peneliti. Data dalam penelitian ini menggunakan 3.250 laporan keuangan dari perusahaan manufaktur pada tahun 1977-1982. Kelemahan data  adalah Kualitas data tidak baik , disclosure laporan keuangan tidak lengkap dan beberapa pernyataan memiliki kesalahan 

Pengukuran
Peneliti merata-rata return setiap perusahaan selama 6 periode. Profitabilitas diukur dengan ROE. Risiko diukur dengan Varian ROE. Lalu, meranking berdasarkan hasil rata-rata, dan membaginya  menjadi grup dengan return di atas target dan grup dengan return di bawah target. Setiap grup dikalkukasi dengan korelasi Spearman  antara return dan risiko dengan rasio asosiasi negatif  menggunakan tabel kontinjensi 2x2. cara m embaca rasio asosiasi adalah jika Positif maka di bawah 1 dan jika negatif  maka di atas 1. Untuk asosiasi negatif, peneliti menggunakan tes binomial seperti Figenbaum dan Thomas. Kalkukasi tambahan seperti akuntansi berbasis ROA, arus kas ekuitas dan arus kas ditambah pengeluaran pada total aset tidak ada perbedaan dengan praktik di Amerika Serikat. Meskipun korelasi dalam tabel 1 semuanya positif, namun nilai koefisiennya cukup rendah untuk mengasumsikan bahwa variabel return memiliki independensi dengan yang lainnya.

Kesimpulan 
Berdasarkan hasil Fiegenbaum dan Thomas disimpulkan bahwa teori  prospek sangat berguna untuk menjelaskan hubungan risk-return pada tingkat perusahaan.  Pada tingkat teoritis, hasil yang diperoleh dari menambahkan tiga  variabel return dan satu variabel risk yang digunakan oleh Fiegenbaum  dan Thomas tidak bisa diabaikan dalam perbaikan dari teori prospek.  
Dalam kerangka teori prospek, hasil menunjukkan bahwa pengambil keputusan di perusahaan dengan above-target-level return mempertimbangkan risiko menjadi konsep mutlak tetapi pengambil keputusan dengan below-target-level mempertimbangkan konsep relatif. Penelitian harus menjawab pertanyaan siapa pembuat keputusan yang relevan di perusahaan - manajer atau pemegang saham. Dua penelitian yang mengkonfirmasikan bukan merupakan dasar yang kuat untuk penerimaan teori prospek sebagai bagian dari teori pengambilan keputusan ekonomi. Banyak studi empiris menggunakan basis tanggal yang berbeda atau data dari negara lain diperlukan.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Prospect Theory and The Risk-Return Relation : Some Belgian Evidence – Marc Jegers
Prospect Theory and The Risk-Return Relation : Some Belgian Evidence – Marc Jegers
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/prospect-theory-and-risk-return.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/prospect-theory-and-risk-return.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy