Pengantar Aspek perpajakan dan Keuangan : Aset Tetap

Dalam Peraturan perpajakan aset disebut dengan aktiva. Sehingga dalam penulisan ini, akan dituliskan sebagai aset jika dalam perspektif aku...

Dalam Peraturan perpajakan aset disebut dengan aktiva. Sehingga dalam penulisan ini, akan dituliskan sebagai aset jika dalam perspektif akuntansi keuangan dan dituliskan aktiva dalam perspektif perpajakan. Perusahaan  bisnis  dari  segala  macam  ukuran  menggunakan  harta-harta  yang  bersifat tahan  lama  dalam  operasinya.  Harta  tersebut  dinamakan  kekayaan,  pabrik  dan  peralatan (property,  plant  dan  equipment)  atau  aset  tetap  meliputi  tanah,  bangunan  (kantor,  pabrik, gedung)  dan  peralatan  (mesin,  perabotan,  perkakas). Menurut  FASB  dalam  SFAC  no.6, Aset adalah manfaat ekonomi masa mendatang, yang diperoleh atau dikendalikan oleh kesatuan usaha tertentu  sebagai  akibat  transaksi  atau  peristiwa  yang  terjadi  di  masa  lalu.

Pengukuran  aset tetap menurut  akuntansi  komersial meliputi  pengukuran  awal diukur  sebesar  biaya  perolehan, pengukuran  biaya  perolehan:  setara  dengan  nilai  tunainya  dan  diakui  pada  saat  terjadinya, pengukuran  setelah  pengakuan  awal  model  biaya:  dicatat  sebesar  biaya  perolehan  dikurangi akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi penurunan nilai aset. Penggunaan harga perolehan menjadikan beberapa nilai aset di neraca tidak mencerminkan nilai sebenarnya. Gedung yang telah dipakai untuk operasi lebih dari 20 tahun, mungkin nilainya sudah mendekati nol, walaupun sebenarnya nilai gedung tersebut masih tinggi. Entitas yang memiliki umur lebih tua cenderung memiliki aset yang lebih kecil sedangkan entitas yang baru berdiri memiliki aset yang tinggi karena aset tetapnya dibeli dengan menggunakan harga terkini.

Penggunaan nilai historis (harga perolehan) menjadikan nilai aset tetap kehilangan relevansi karena tidak mencerminkan nilai terkini sehingga perlu dibaca dengan hati-hati. Beberapa analis kredit meminta bantuan apraisal untuk menilai kembali aset tetap jika akan digunakan untuk menentukan jumlah kredit dan kelayakan entitas menerima kredit. Namun nilai historis memiliki keunggulan dari sisi keandalan. Nilai historis didasarkan pada harga perolehan saat pembelian sehingga bukti dan nilainya dapat diverifikasi. Sedangkan nilai wajar atau nilai terkini untuk aset tetap tidak mudah diperoleh karena tidak ada harga pasar aktif untuk aset tetap. Jika ditentukan sendiri oleh perusahaan memungkinkan bias dalam penilaian. Penilaian oleh appraisal dapat memberikan hasil beragam jika asumsi yang digunakan berbeda.

Pengukuran  aktiva  menurut  perpajakan diukur  sebesar  biaya  perolehan, termasuk  bea impor  dan  PPN  Masukan  yang  tidak  boleh  dikreditkan.  Setelah  diakui  sebagai  aktiva,  suatu aktiva  tetap  yang  nilai  wajarnya  dapat  diukur  secara  andal  harus  dicatat  pada  jumlah revaluasinya,  yaitu  nilai  wajar  pada  tanggal  revaluasi  dikurangi  akumulasi  penyusutan  dan akumulasi rugi penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal revaluasi.

Menurut  UU  No.  36  Tahun  2008  Pasal  19,  Menteri  Keuangan  berwenang  menetapkan peraturan  tentang  penilaian  kembali  aktiva  dan  faktor  penyesuaian  apabila  terjadi ketidaksesuaian antara unsur-unsur biaya dengan penghasilan karena perkembangan harga.  Atas selisih tersebut, diterapkan tarif pajak tersendiri dengan keputusan Menteri Keuangan sepanjang tidak  melebihi  tarif  pajak  tertinggi  sebagaimana  dimaksud  dalam  Pasal  17  ayat  (1)  Undang Undang Pajak Penghasilan.


COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Pengantar Aspek perpajakan dan Keuangan : Aset Tetap
Pengantar Aspek perpajakan dan Keuangan : Aset Tetap
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/pengantar-aspek-perpajakan-dan-keuangan.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/pengantar-aspek-perpajakan-dan-keuangan.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy