Determinants of Earnings Management Ethics Among Accountants (Rafik Z. Elias)

Arthur Levitt pidato mengenai manajemen laba pada akhir tahun 1998. Sejak pidato disampaikan, profesi akuntansi meningkatkan kesadarannya u...

Arthur Levitt pidato mengenai manajemen laba pada akhir tahun 1998. Sejak pidato disampaikan, profesi akuntansi meningkatkan kesadarannya untuk menghindari efek merugikan yang mungkin terjadi. Tujuan penelitian adalah untuk menguji persepsi etis dari tindakan manajemen laba yang dipilih antara akuntan, akademi dan mahasiswa.

Arthur Levitt mendefinisikan manajemen laba sebagai fleksibilitas dalam pelaporan keuangan yang dimanfaatkan manajer untuk memenuhi espektasi laba. Healy & Wahlen menjelaskan bahwa  manajer menggunakan hal tersebut untuk menyesatkan stakeholder  atau mempengaruhi hasil akuntansi. Fischer & Rosenzweig mendefinisikan tindak tersebut untuk meningkatkan (menurukan) saat melaporkan pendapatan tanpa meningkatkan (menurunkan) profitabilitas jangka panjang.  Penelitian empiris mengidentifikasi 2 faktor utama : faktor eksternal & faktor internal.  Manajemen laba membutuhkan 2 komponen yaitu niat dan konsekuensi. Bagi Levitt, konsekuensi keseluruhan manajemen laba adalah erosi kepercayaan antara pemegang saham dan perusahaan serta adanya upaya mengaburkan volatilitas keuangan yang sebenarnya. 

Ada garis tipis antara manajemen laba dan tindakan curang dari manajemen. Levitt mencatat bahwa setiap perilaku manajemen laba tidak dapat diterima. Hal ini didukung juga dengan pendapat Loomis karena menganggap bahwa manajemen laba mengaburkan fakta yang seharusnya diketahui investor. Namun, beberapa ahli seperti Dye, Kaplan, dan Schipper tidak setuju dengan Levitt dengan beberapa alasan. Parfet menjelaskan lebih lanjut bahwa manajemen laba tidak selalu berfenomena negatif, namun hasilnya diperlukan logis dalam laporan keuangan. Parfet bahkan membedakan adanya manajemen laba yang baik dan manajemen laba yang buruk. 

Metode pengukuran 
Menggukur manajemen laba 
Menggunakan kuesioner dengan 13 pertanyaan yang terdiri dari 6 pertanyaan tentang manipulasi operasi dan 7 pertanyaan tentang manipulasi akuntansi  
Penentu persepsi etika dan tanggung jawab sosial
Forsyth (1980) mengemangkan Ethicts Position Questionnaire (EPQ), untuk menguji faktor-faktor penentu potensi etika manajemen laba  sebanyak 10 pertanyaan untuk mengukur setiap filosofi.  Singhapakdi et.al (1996) menggembangkan Perceived Role of  Ethics and Social Responbility (PRESOR), untuk mengetahui pengaruh etika dan tanggung jawab sosial terhadap profitabilitas sebanyak 13 pertanyaan untuk  persepsi individu tentang pentingnya etika dan tanggung jawan sosial 
Populasi 
5000 database berisi nama, alamat diperoleh dari AICPA. Populasi dipilih secara acak. Akuntan praktek umum : 1600 , dalam suatu industri : 1600, Dosen akuntansi : 1000, Mahasiswa : 800 (anggota AICPA, namun Non-CPA)
Sample 
Awalnya 796 responden menjadi 763 responden  Terdiri dari : Akuntan (CPA) praktik umum : 173 ,(CPA) industri : 165 ,Dosen : 245 ,Mahasiswa :180.  Semua populasi diberikan surat. Isi surat meminta persepsi tentang isu-isu etika dan 13 skenario dikembangkan oleh Merchant (1989) untuk mengukur manajemen laba, EPQ untuk mengukur filosofi moral individu, PRESOR untuk mengukur etika dan sosial tanggung jawab. 

Kesimpulan 
Responden di kalangan CPA di Industri tidak percaya bahwa manajemen laba tidak etis. Semua kelompok responden setuju dengan SEC yang menyatakan bahwa manipulasi akuntansi adalah pelanggaran etika. Namun, di kalangan mahasiswa tindakan ini masih bisa diterima, sehingga staf pengajar/dosen memmiliki tanggung jawab untuk mendidik mahasiswa tentang etika. Filosofi moral individu dan jangka waktu harus lebih di perhatikan untuk mengurangi kemungkinan terjadi manajemen laba.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Determinants of Earnings Management Ethics Among Accountants (Rafik Z. Elias)
Determinants of Earnings Management Ethics Among Accountants (Rafik Z. Elias)
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/determinants-of-earnings-management.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/determinants-of-earnings-management.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy