Behavioral Finance : Recency bias

Kecenderungan yang menyebabkan seseorang lebih mengingat dan menekankan pada peristiwa baru dari pada pengamatan dimasa lalu. Penyebab rece...

Kecenderungan yang menyebabkan seseorang lebih mengingat dan menekankan pada peristiwa baru dari pada pengamatan dimasa lalu. Penyebab recency bias, karena orang cenderung megingat awal dan akhir. Kejadian yang berada ditengah itu sulit untuk diingat. Seseorang jarang dapat berkonsentrasi dari awal sampai akhir. Maka ketika seseorang dapat mengingat semua dari awal sampai akhir mereka sangat istimewa. Penyedia informasi dibursa adalah perusahaan broker dimana analis bekerja. Analis cenderung tidak menyukai pasar yang tenang, karena fee nya berasal dari transaksi jual-beli, jika pasar tenang maka tidak akan ada yang bertansaksi. Analis memposting atau mempublikasikan suatu informasi adalah agar pasar bergejolak, agar ada transaksi. Lalu muncul OJk untuk member batas agar masyarakat tidak berlebihan dalam bereaksi, karena dalam hal ini masyarakat bisa dirugikan. Pemain kecil akan menjadi korban, jika menjadi korban maka tidak akan mau berinvestasi lagi. Pemain besar biasanya sudah rasional.

Pelaku pasar ada 2 :
1. Investor : suka pada saham yang stabil
2. Spekulan : yang meraikan pasar,tidak suka saham yang stabil karena tidak menarik dan tidak dapat mengambil keuntungan.

Ada 2 faktor penyebab recency bias :
1. Efek premesy yaitu cenderung menginat awal
Berkaitan dengan long term : contohnya adalah cinta pertama
2. Efek resensi (efek kekinian)yaitu cenderung mengingat akhir
Berkaitan dengan sort term : contohnya satu perbuatan buruk akan menutup semua perbuatan baik.

Implikasi bagi investor :
1. Recency bias dapat menyebabkan investor meramalkan suatu pola dan membuat proyeksi berdasarkan sample data historis yang kecil.
Saran : investor harus mencari data sebanyak mungkin sebelum mengambil keputusan.
2.  Recency bias dapat menyebabkan investor mengabaikan nilai fundamental dan fokus pada kinerja baru-baru ini.
Saran : penasehat keuangan dapat memebrikan rekomendasi investasi yang bijaksana. Karena investor biasanya hanya terpaku pada harga dan mengabaikan nilai.
3. Recency bias dapat menyebabkan investor merasa “kali ini berbeda”
Seseorang yang mengalami recency bias, tidak percaya pada informasi masa lalu dan merasa keadaan kali ini berbeda dengan masa lalu. Investor cenderung susdah diingatkan.
Saran : penasehat keuangan dapat menunjukkan bukti sampai investor mengerti bahwa tidak ada yang berbeda.
4. Recency bias dapat menyebabkan investor mengabaikan alokasi yang tepat.
Saran : alokasi asset dan diversifikasi asset itu penting untuk kepentingan investasi jangka panjang. Diversifikasi à untuk mengurangi rencency, untuk mengatasi orang yang hanya berinvestasi hanya pada saham yang aktif, saham yang aktif bukan berarti saham yang menguntungkan.
----------------
Daftar Pustaka 
Pompian, M. M. (2006). Behavioral Finance and Wealth Management. How to Build Optimal Portfolios That Account for Investor Biases, New Jersey.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Behavioral Finance : Recency bias
Behavioral Finance : Recency bias
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/behavioral-finance-recency-bias.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/behavioral-finance-recency-bias.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy