Behavioral Finance : Confirmation bias

Bias ini adalah jenis bias presepsi selektif yang menekankan pada gagasan dan mengkonfirmasinya . Confirmation adalah penegasan informasi y...

Bias ini adalah jenis bias presepsi selektif yang menekankan pada gagasan dan mengkonfirmasinya . Confirmation adalah penegasan informasi yang dapat membuat kesalahan membobot informasi, padahal semua informasi harusnya dibobot sama. Menajdi tidak objektif à bias selektif.
Pengertian Bias kognitif dan bias konfirmasi :
Bias kognitif adalah bias yang ragu karena ada informasi baru, saran : lakukan penyesuaian.
Bias konfirmasi terkait dengan upaya untuk menghilangkan  kegalauan karena pembobotan yang tidak imbang, berdampak pada overconfidence.
Perbedaan Representative bias dan confirmation bias
Dalam representative bias,  informasi baru dianggap mewakili fenomena sesgungguhnya, dampaknya pada overconfidence, terlalu yakin. Representative, confirmation dan illution of control berdampak pada overconfidence.

Implikasi pada investor :
1. Confirmation bias dapat menyebabkan investor hanya mencari informasi yang mendukung keyakinannya tentang investasi yang mereka buat dan tidak mencari informasi yang bertentangan dengan keyakinannya.
Saham : investor harus mengakui bahwa bias itu ada, kesadaran akan membantu investor untuk mencari berbagai informasi bukan hanya yang mendukung keputusannya saja.
2. Confirmation bias dapat menyebabkan karyawan hanya fokus pada saham perusahannya. Karyawan secara alami akan menekankan pada bukti yang menunjukkan bahwa perusahaan tempat mereka bekerja akan melakukan hal yang lebih baik.
Saran : terlalu percaya dengan saham perusahaan tidak disarankan, karyawan juga harus memantau setiap berita perusahaannya dan meneliti perusahaan pesaing. Sebaiknya perusahaan tidak fokus pada satu hal saja.
3.  Confirmation bias dapat membuat seseorang percaya dengan kuat terhadap apa yang pernah terjadi sebelumnya seperti  saham yang tembus dengan 52 minggu dengan harga tinggi.
Saran : investor harus memverifikasi keputusan dari berbagai sudut pandang.
4.   Confirmation bias dapat membuat investor tidak melakukan diversifikasi portofolio.
Saran : harus melakukan diversifikasi.
----------------
Daftar Pustaka 
Pompian, M. M. (2006). Behavioral Finance and Wealth Management. How to Build Optimal Portfolios That Account for Investor Biases, New Jersey.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Behavioral Finance : Confirmation bias
Behavioral Finance : Confirmation bias
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/behavioral-finance-confirmation-bias.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/07/behavioral-finance-confirmation-bias.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy