Laba Rugi Komprehensif

Laba Rugi Komprehensif dikenalkan sejak diberlakukannya PSAK 1 Revisi 2012. Sebelum revisi PSAK 1,  laporan hanya berupa laporan laba rugi....

Laba Rugi Komprehensif dikenalkan sejak diberlakukannya PSAK 1 Revisi 2012. Sebelum revisi PSAK 1,  laporan hanya berupa laporan laba rugi. Sedangkan setelah revisi menjadi laporan laba rugi komprehensif. Tujuan laporan laba rugi komprehensif adalah memberikan informasi tentang kinerja keuangan perusahaan selama suatu periode tertentu. Lazimnya laporan ini tahunan namun demi memenuhi kebutuhan informasi manajemen maka laporan dibuat juga secara interim yaitu tengah tahunan, triwulanan dan bulanan.

Kegunaan laporan laba rugi komprehensif adalah :
a. Melaporkan dan mempertanggungjawabkan kinerja entitas selama suatu periode usaha tertentu.
b. Memberikan informasi penting sebagai landasan penyusunan rencana yang akan datang.
c. Mengantisipasti risiko yang mungkin akan timbul di masa depan.

Keterbatasan laporan laba rugi komprehensif
a. Beberapa konsep dasar yang mendasari SAK (Standar Akuntansi Keuangan) berdampak kepada perhitungan laba rugi yang tidak atau kurang dapat mencerminkan keadaan.
b. Perhitungan dan pelaporan akluntansi banyak emnggunakan asumsi dan estimasi yang kadang belum tentu tepat.
c. Dalam industri tertentu, perhitungan dan pelaporan penghasilan dan pendapatan harus dilakukan berdasar estimasi dan taksiran.
d.Beberapa unsur yang tak dapat ditaksir dengan andal seringkali luput diperhitungkan atau disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif.
e. Laporan keuangan mencerminkan masa lalu.

Unsur dan bentuk laporan laba rugi komprehensif
Total laba rugi komprehensif terdiri dari komponen laba rugi dan pendapatan komprehensif lain.
a.  Komponen laba rugi
Laba rugi terdiri dari penghasilan, pendapatan, keuntungan, beban, beban aktivitas biasa dan kerugian.
Penghasilan adalah kenaikan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk pemasukan atau penambahan aset atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan kenaikan ekuitas tidak berasar dari penanaman modal.
Penghasilan (income) meliputi pendapatan (revenue) dan keuntungan (gain).
Pendapatan adalah arus kas masuk dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktivitas normal perusahaan selama satu periode. Timbul dari kegiatan usaha normal entitas.
Keuntungan adalah jumlah bersih setelah dikurangkan dengan beban. Keuntungan mencerminkan kenaikan manfaat ekonomi.
Beban adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntansi dalam bentuk arus keluar atau berkurangnya aset atau terjadinya kewajiban yang menyebabkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.
Beban aktivitas biasa adalah beban yang timbul sehubungan dengan kegiatan operasi meliputi beban pokok penjualan, gaji dan penyusutan.
Kerugian mencerminkan berkurangnya manfaat ekonomi.
b.  Komponen pendapatan komprehensif lain
Contoh penghasilan komprehensif lain adalah perubahan surplus revaluasi aset tetap dan aset tidak berwujud, keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti (PSAK 24 : Imbalan kerja), keuntungan dan kerugian yang timbul dalam perubahan nilai tukar valuta asing (PSAK 10), keuntungan dan kerugian pengukuran kembali aset keuangan (PSAK 55), dan keuntungan atau kerugian instrumen lindung nilai.

PSAK 1 menyebutkan informasi minimal yang harus dicakup dalam laporan keuangan laba rugi komprehensif. Pada peraturan Bapepam LK VIII.G.& juga memberikan komponen laporan laba rugi komprehensif yang harus disajikan secara tersendiri. Unsur berdasarkan PSAK 1 adalah :
a.Pendapatan
b.Biaya keuangan
c.Bagian laba rugi entitas asosiasi dan ventura bersama yg dicatat dengan metode ekuitas
d.Beban pajak
e.Jumlah tunggal dari laba rugi setelah pajak dari operasi yang dihentikan dan keuntungan atau kerugian setelah pajak yang diakui dengan pengukuran nilai wajar dikurangi biaya menjual atau pelepasan aset
f.Laba rugi
g.Pendapatan komprehensif yang diklasifikasian sesuai dengan sifat
h.Total laba rugi komprehensif
i.Laba rugi periode berjalan yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali dan pemilik entitas.
j.Total laba rugi komprehensif periode berjalan yang diatribusikan ke kepentingan nonpengendali dan pemilik entitas.
-------------------------------------------
Daftar Pustaka
Hans Kartikahadi, R. U. (2016). Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK berbasis IFRS Buku 1. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia
IAI, PSAK 1 (2014) Penyajian Laporan Keuangan

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Laba Rugi Komprehensif
Laba Rugi Komprehensif
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/laba-rugi-komprehensif.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/laba-rugi-komprehensif.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy