Kualitas Audit

Pengauditan adalah suatu proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti yang berhubungan dengan asersi tentang tindakan dan keja...

Pengauditan adalah suatu proses sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti yang berhubungan dengan asersi tentang tindakan dan kejadian ekonomi secara objektif, untuk menentukan tingkat kepatuhan antara asersi dengan kriteria yang telah ditentukan dan mengkomunikasikan hasilnya pada pihak-pihak yang berkepentingan (Jusuf, 2014). Sedangkan kualitas audit adalah kesalahan material dalam laporan keuangan yang dapat dideteksi dan dilaporkan oleh seorang auditor (DeAngelo, 1981).
Para pengguna laporan keuangan akan mengambil keputusan berdasarkan laporan keuangan yang telah di audit oleh auditor. Diharapkan auditor sebagai pihak independen dapat membatasi manajemen laba. Akan tetapi, efektifitas dan kemampuan auditor tergantung pada kualitas audit. Kualitas audit semakin dipertanyakan oleh masyarakat setelah terjadi banyak skandal yang melibatkan akuntan publik baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Kulitas audit ditentukan oleh dua hal yaitu kompetensi dan independensi (Christiawan, 2002). Kualitas audit dipandang sebagai kemampuan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan perusahaan (Rahmandika, 2011).
Kompetensi yang dimiliki auditor berkaitan dengan pendidikan dan pengalaman yang memadai yang dimiliki akuntan publik dalam bidang auditing dan akuntansi. Pencapaian keahlian dimulai dengan pendidikan formal, yang selanjutnya diperluas melalui pengalaman selama praktik audit. Auditor harus mempelajari, memahami dan menerapkan ketentuan-ketentuan baru dalam prinsip akuntansi dan standar auditing yang telah ditetapkan oleh organisasi profesi.
Independensi merupakan salah satu komponen etika yang harus dijaga oleh auditor. Independen berarti auditor tidak mudah dipengaruhi. Independensi diperlukan karena auditor bekerja demi kepentingan umum. Auditor tidak dibenarkan memihak kepentingan siapapun. Auditor berkewajiban jujur, tidak hanya pada manajemen perusahaan dan pemilik perusahaan tetapi juga pada kreditur dan pihak lain sebagai pengguna laporan keuangan. 
Selain kualitas audit yang ada pada diri auditor, kualitas auditor juga dapat diukur dengan spesialisasi auditor dalam suatu industri. Auditor spesialis industry dianggap memiliki pengalaman menganai praktik-praktik tertentu secara detail, kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi, risiko-risiko yang mungkin akan ditanggung, dan transaksi-transaksi yang tidak umum terjadi, sehingga memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap karakterstik dan tren industri tertentu yang akan meningkatkan keefektifan proses audit secara keseluruhan.
Menurut Niel, et al., (2004) terdapat 2 pendekatan untuk mengidentifikasi auditor spesialisasi industry, yaitu:
Ø  Market share industry, pendekatan ini dihitung dengan persentase jumlah klien yang diaudit dalam satu industri. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa auditor spesialisasi industri merupakan pemasok jasa audit terbesar dalam satu industri.
Ø  Market share dalam Kantor Akuntan Publik (KAP), pendekatan ini sering disebut portofolio share, yang menggambarkan distribusi pendapatan KAP berdasarkan industri.
Banyak faktor yang mempengaruhi kualitas audit, contohnya adalah  Tenure, yaitu waktu lamanya auditor dalam melakukan pemeriksaan terhadap perusahaan. Semakin lama seseorang akuntan telah melakukan audit, maka kualitas audit yang dilakukan akan semakin rendah karena mungkin saja kehilangan sikap professional dalam proses audit (Handayani, 2009). Auditor berkualitas tinggi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor. Akuntan publik sebagai auditor eksternal relatif lebih independen dibadingkan auditor internal, sehingga diharapkan mampu meminimalkan praktik manajemen laba dan meningkakan kualitas informasi dalam laporan keuangan.
Auditor the-big 4 dianggap sebagai auditor yang memiliki keahlian dan reputasi lebih tinggi dibandingkan dengan auditor non-big 4. Keahlian yang dimiliki KAP the-big 4  yaitu pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang dimiliki dibidang akuntansi dan auditing. KAP the-big 4 memiliki kemampuan dalam menilai secara objektif suatu prinsip akuntansi yang diterima secara umum dalam melakukan audit (Amijaya & Prastiwi, 2013). Auditor spesialis industri menggambarkan keahlian dan pengalaman auditor pada bidang tertentu (Rahmandika, 2011). Sehingga, ukuran KAP dan auditor spesialisasi industri sering digunakan sebagai proksi dari kualitas audit.
Dari ukuran KAP dan spesialisasi industri perusahaan dapat dibagi menjadi 4 yaitu:
1.      Perusahaan yang diaudit oleh KAP the-big 4  yang memiliki spesialisasai
2.      Perusahaan yang diaudit oleh KAP the-big 4  yang tidak memiliki spesialisasi
3.      Perusahaan yang diaudit oleh non-big 4 yang memiliki spesialisai
4.      Perusahaan non-big 4 yang tidak memiliki spesialisasi.
--------------------------------------
Daftar Pustaka
Amijaya, M. D., & Prastiwi, A. (2013). Pengaruh Kualitas Audit Terhadap Manajemen Laba. Diponegoro Journal of Accounting , 1-13.
Aprilicia, V. (2014). Road Map International Financial Reporting Standard (IFRS) dan Implementasinya di Indonesia. Jurnal JIBEKA, 1-5.
Christiawan, Y. J. (2002). Kompetensi dan Independensi Akuntan Publik: Refleksi hasil penelitian empiris. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 79-92.
Gamayuni, R. R. (2009). Perkembangan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia Menuju International Finance Reporting Standards. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 154-165.
Giri, E. F. (2008). Konvergensi Standar Akuntansi dan Dampaknya terhadap pengembangan Kurikulum Akuntansi an Proses Pembelajaran Akuntansi di Pergruan Tinggi di Indonesia. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, 7-22.
Handayani, D. (2009). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Audit . 145-151.
Hans Kartikahadi, R. U. (2016). Akuntansi Keuangan Berdasarkan SAK berbasis IFRS Buku 1. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
Jusuf, A. H. (2014). Auditing . Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN : Yogyakarta.
Rahmandika, N. (2011). Pengaruh Kualitas Auditor terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2008-2009).

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Kualitas Audit
Kualitas Audit
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/kualitas-audit.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/kualitas-audit.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy