Keseimbangan pasar

Keseimbangan harga pasar ( ME ) merupakan tingkat harga yang menjadi kesepakatan antara harga yang diberikan oleh produsen (supply) dan ha...


Keseimbangan harga pasar ( ME ) merupakan tingkat harga yang menjadi kesepakatan antara harga yang diberikan oleh produsen (supply) dan harga yang diminta oleh konsumen (demand). Keseimbangan pasar terjadi jika tidak ada excess demand dan excess supply dimana konsumen bersedia membeli pada saat produsen mau menjual pada jumlah dan harga yang sama (∑Qd = ∑Qs). Adapun syarat-syarat Titik Keseimbangan Pasar bagi barang dan jasa tertentu harus memenuhi syarat sebagai berikut:
1.       Hanya berlaku untuk nilai-nilai (p dan q) yang positif.
2.      Hanya berlaku untuk titik yang memenuhi syarat bagi (sesuai dengan ciri-ciri dari).
Kurva Permintaan maupun Kurva Penawaran.
Secara grafik, keseimbangan pasar tercapai bila kurva permintaan dan kurva penawaran saling berpotongan dan bertemu pada suatu titik yang sama. Titik ekuilibirum tersebut akan mampu bertahan (stayed) dalam jangka panjang apabila pada titik tersebut konsumen dan produsen sama-sama diuntungkan atau setidaknya hanya memperoleh kerugian yang sangat kecil. Apabila jumlah yang diminta lebih besar dari jumlah yang ditawarkan, maka terjadi kelebihan permintaan (Excess Demand) disini harga akan naik menuju titik keseimbangan. Apabila jumlah yang diminta lebih kecil dari jumlah yang ditawarkan, maka terjadi kelebihan penawaran (Excess Supply), disini harga akan turun menuju titik keseimbangan.
1.       Suatu kondisi di mana penawaran lebih besar daripada permintaan atau dinotasikan dengan Qs >Qd, maka disebut dengan surplus (kelebihan penawaran).
2.      Suatu kondisi di mana permintaan lebih besar daripada penawaran atau dinotasikan dengan Qd > Qs, maka disebut dengan shortage (kelebihan permintaan).

Fungsi Harga
Dalam situasi pasar, harga berfungsi untuk mengatur seluruh kegiatan ekonomi, baik mengenai produk yang dihasilkan, pemakaian faktor-faktor produksi, maupun pembagian pendapatan masyarakat.
Fungsi harga antara lain sebagai berikut :
1.       Harga mengatur jenis produksi yang dihasilkan.
Dalam menentukan jenis produksi yang dihasilkan, masyarakat memiliki produk yang paling menguntungkan.
2.      Harga mempengaruhi pemakaian faktor-faktor produksi.
Penggunaan lahan tanah, modal, sumber daya manusia dan keahlian pengusaha juga diarahkan untuk memperoleh keuntungan lebih. Tingkat penduduk kota yang lebih tinggi membuat harga rumah tinggal lebih mahal, akibatnya lahan-lahan kota diubah penggunaanya dari sektor pertanian menjadi sektor perumahan.
3.       Harga mempengaruhi pembagian pendapatan masyarakat.
Jumlah harga yang dibeli oleh masyarakat sangat tergantung pada pendapataanya. Makin tinggi satu barang maka makin sedikit barang yang dapat dibeli dengan penghasilan yang ada. Sebaliknya bagi produsen,kenaikan harga justru meningkatkan penghasilan mereka. Jika harga-harga turun, pendapatan produsen dan pedagang akan berkurang. Sedangkan konsumen akan membeli banyak.

Surplus Ekonomi
Surplus adalah jumlah yang melebihi hasilnya, berlebihan, sisa. Istilah surplus dalam ilmu ekonomi adalah sebagai berikut:
1. Surplus Produsen
Adalah pendapatan tambahan yang diperoleh oleh seseorang produsen dari penerimaan harga suatu barang yang lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang sebenarnya telah dipersiapkan untuk ditawarkan.
2. Surplus Konsumen
Adalah kepuasan atau kegunaan ( utility ) tambahan yang diperoleh konsumen dari pembayaran harga suatu barang yang lebih rendah dari harga yang konsumen bersedia membayarnya.
Dasar pendekatan yang digunakan untuk analisis pasar adalah menganalisis (marginalism approach), yang mengatakan bahwa keputusan dalam memproduksi atau mengkonsumsi ditentukan oleh beberapa besar tambahan pendapatan atau manfaat dari unit terakhir barang yang diproduksi atau dikonsumsi. (teori ekonomi mikro suatu pengantar prathama rahardja & mandala manurung)

Kelebihan permintaan dan penawaran
a.         Kelebihan permintaan adalah kondisi penetapan harga (P1) mengakibatkan kuantitas permintaan (Q2) lebih besar dari pada kuantitas penawaran (Q1) sehingga terjadi pengalokasian sumber ekonomi yang tidak optimum karena kuantitas yang sebenarnya diminta pasar lebih besar dari yang ditawarkan. Contohnya penetapan ceiling price (harga tertinggi) oleh pemerintah pada suatu barang misalnya Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras. Pada saat stok beras sedang terbatas di suatu wilayah, maka harga tertinggi ditetapkan agar rakyat yang pada umumnya berstatus sosial ekonomi kurang sanggup membeli beras, namun apabila hukum permintaan dituruti dengan permintaan beras tinggi, harga bisa melonjak naik melebihi ketentuan pemerintah.
b.        Kelebihan penawaran adalah penetapan suatu harga (P1) mengakibatkan kuantitas penawaran (Q2) menjadi lebih besar dari kuantitas permintaan yang sebenarnya (Q1). Ini mengakibatkan harga sebenarnya lebih kecil dari yang ditetapkan.
Contoh dari kelebihan penawaran ini adalah penetapan floor price (harga dasar) oleh pemerintah misalnya UMR yang bertujuan menjaga penetapan upah pekerja yang dapat memenuhi kebutuhan hidup minimum misalnya Rp. 1.000.000 tetapi bila hukum permintaan diikuti dengan besarnya jumlah tenaga kerja maka kenyataannya masih banyak angkatan kerja yang bersedia bekerja walaupun dibawah UMR.
 Untuk memperjelas ilustrasi di atas perhatikan grafik berikut:


 

Penjelasan grafik:

 

Harga pasar terjadi pada harga Rp 500,00 dengan jumlah 50 unit dan membentuk keseimbangan pasar.
Ketika kebijakan harga maksimum diberlakukan, harga turun menjadi Rp 400,00 sehingga menyebabkan naiknya permintaan menjadi 60 unit. Di sisi lain mengakibatkan turunnya jumlah penawaran menjadi 20 unit. Sehingga jumlah permintaan lebih besar daripada penawaran sebesar 60-20 unit = 40 unit (Excess demand).
Ketika kebijakan harga minimum diberlakukan, harga naik menjadi Rp 600,00 sehingga menyebabkan turunnya permintaan menjadi 30 unit. Hal ini meningkatkan jumlah penawaran menjadi 60 unit. Maka terjadilah kelebihan penawaran atas permintaan sebesar 60-30 unit = 30 unit (Excess supply).
 -------------------------------------
Daftar Pustaka
ACCA. The Association of Chartered certified Accountants. 2013. Paper FI Accountant in Business. Singapore.

COMMENTS

Nama

Akuntansi Keuangan,15,Akuntansi Manajemen,15,Aplikasi Akuntansi,1,Ekonomi,6,Keperilakuan,24,Manajemen Keuangan,2,Perpajakan,7,Sistem Informasi Akuntansi,1,Sistem Informasi Manajemen,4,Teori Akuntansi,11,Teori Investasi dan Pasar Modal,12,
ltr
item
Info Akuntansi: Keseimbangan pasar
Keseimbangan pasar
https://1.bp.blogspot.com/-YWlP5sCrJsA/XRWXG1BNcQI/AAAAAAAAKZg/9pM-gJtbmcw_8p-rI2AlIbyGcKWOFcdbgCPcBGAYYCw/s400/2019-06-28_105512.png
https://1.bp.blogspot.com/-YWlP5sCrJsA/XRWXG1BNcQI/AAAAAAAAKZg/9pM-gJtbmcw_8p-rI2AlIbyGcKWOFcdbgCPcBGAYYCw/s72-c/2019-06-28_105512.png
Info Akuntansi
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/keseimbangan-pasar.html
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/
https://www.infoakuntansi.id/2019/06/keseimbangan-pasar.html
true
566536763226980104
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy